
Musik 1 Bulan
Dengarkan semua lagu Motivasi Kasih.
Rp39.000 untuk 30 hari, semua album dan lagu baru. Sudah termasuk untuk Anggota Motivasi Kasih (Anggota, Anggota Keluarga, dan Sahabat Kasih). 27 lagu, satu dari setiap album, tetap gratis untuk semua.
Bayar sekali untuk 30 hari, tanpa potong otomatis.
Rp 39.000
Langganan Rp 39.000Masuk dengan Google, lalu langsung ke pembayaran.
Yang kamu beli adalah akses online di akunmu, bukan file yang bisa diunduh.
Bayar dengan QRIS (semua e-wallet & m-banking) atau transfer VA bank · diproses iPaymu
Siapkan nomor HP aktif: wajib untuk QRIS dan VA.
Tanya lewat WhatsAppLirik
Di Jalan Berbatu Ada sebuah jalan panjang dari kota Yerusalem ke kota Yerikho. Jalannya berbatu dan berliku-liku. Naik bukit, turun bukit. Seorang laki-laki berjalan sendirian di jalan itu. Ia membawa tas kain dan sebuah kendi air. Tiba-tiba datang orang-orang jahat. Mereka mengambil barang-barangnya dan memukulnya, lalu pergi. Sekarang laki-laki itu terbaring di pinggir jalan. Badannya sakit semua. Ia tidak bisa bangun. "Tolong... tolong...," katanya pelan. Jauh, jauh di belakang, ada seekor keledai kecil bernama Labu. Di lehernya ada kalung merah dengan lonceng kecil. Ting, ting, ting! Kakinya berbunyi tok, tok, tok di jalan berbatu. "Hiii-hooo!" kata Labu. Tuan Labu seorang pedagang dari Samaria. Bajunya lain, cara bicaranya juga lain. Banyak orang di daerah itu tidak mau berteman dengannya. Tetapi tuan Labu baik hati. Ia memberi Labu minum. Labu belum tahu, di depan ada orang yang kesakitan. Siapa mau menolong? Lewat di Seberang Jalan Tap, tap, tap. Tidak lama kemudian, seorang imam lewat. Imam adalah orang yang melayani di rumah Tuhan. Ia melihat laki-laki yang terbaring di pinggir jalan. Siapa mau menolong? Tetapi imam itu tidak berhenti. Ia berjalan terus di seberang jalan. Mungkin ia terburu-buru. Mungkin ia takut. Kita tidak tahu. Tap, tap, tap. Lalu seorang Lewi lewat. Orang Lewi juga bekerja di rumah Tuhan. Ia mendekat sebentar dan melihat. Siapa mau menolong? Tetapi orang Lewi itu juga berjalan terus di seberang jalan. Laki-laki itu sendirian lagi. Matahari makin panas, dan jalan itu sepi sekali. Lalu dari jauh terdengar bunyi kecil. Ting, ting, ting... Labu Ikut Menolong Tok, tok, tok. "Hiii-hooo!" Labu berhenti. Ada orang terbaring di pinggir jalan! Tuan Labu melihatnya, dan hatinya penuh belas kasihan. Ia tidak lewat di seberang jalan. Siapa mau menolong? Tuan Labu mau! Ia berlutut di samping laki-laki itu. Ia tidak bertanya, "Kamu orang mana?" Luka-lukanya ia bersihkan dengan minyak dan anggur, lalu ia balut dengan kain. "Jangan takut," katanya lembut. "Aku akan menolongmu." Lalu ia mengangkat laki-laki itu ke punggung Labu. Labu berdiri tegak. Ia berjalan pelan-pelan dan hati-hati, supaya laki-laki itu tidak jatuh. Ting, ting, ting. Labu bangga sekali. Hari ini ia ikut menolong! Sore hari mereka sampai di sebuah penginapan. Malam itu tuan Labu merawat laki-laki itu. Labu menunggu di dekat pintu. Besok paginya ia memberi dua keping uang perak kepada pemilik penginapan. "Tolong rawat dia. Kalau uangnya kurang, nanti aku ganti waktu aku kembali." ✦ Yesus menceritakan kisah ini lalu bertanya, "Dari tiga orang itu, siapa yang menjadi sesama bagi orang yang terluka?" Jawabnya: orang yang menolong dia, walaupun ia berbeda. Lalu Yesus berkata, "Pergilah, dan lakukanlah seperti dia." Siapa mau menolong? Aku mau! Ayat untuk diingat Pergilah, dan lakukanlah seperti orang yang menolong itu (Lukas 10:37). Doa kecil Tuhan Yesus, terima kasih Engkau menyayangi semua orang. Berilah aku hati yang mau menolong, juga kepada teman yang berbeda dari aku. Amin.
Dari album Cerita Sebelum Tidur, Bagian 1
- 5:06
- 5:07
- 4:54
- 5:35
- 5:10
- 5:00
- 73:45
- 4:43
- 4:33
- 4:17