Sampul Cerita Sebelum Tidur, Bagian 3

Lagu

Di Sungai Yordan

Anggota Kasih Kecil

Lagu anak dan cerita sebelum tidur.

Terbuka bersama 600 cerita bergambar dan buku Sahabat Kecil. Satu lagu atau cerita dari setiap album anak tetap gratis untuk semua, dan semua lagu rohani lain gratis didengarkan.

Bayar sekali untuk 30 hari, tanpa potong otomatis.

Rp 49.000

Langganan Rp 49.000

Masuk dengan Google, lalu langsung ke pembayaran.

Yang kamu beli adalah akses online di akunmu, bukan file yang bisa diunduh.

Bayar dengan QRIS (semua e-wallet & m-banking) atau transfer VA bank · diproses iPaymu

Siapkan nomor HP aktif: wajib untuk QRIS dan VA.

Tanya lewat WhatsApp
Atau Jadi Anggota (mulai Rp69 ribu/bulan): semua buku dan lagu →Sudah berlangganan Musik atau jadi Anggota? Masuk dulu
Baca ceritanya

Bubu dan Orang Berbaju Bulu Unta Di tepi Sungai Yordan, di antara rumput gelagah, tinggal seekor bebek kecil bernama Bubu. Bulunya kuning. Di kepalanya ada jambul kecil, tiga helai, yang selalu berdiri tegak. Setiap pagi Bubu berenang. Kecipak, kecipak! "Kwek, kwek!" Bubu suka sekali sungai itu. Airnya sejuk, dan ikan-ikan kecil berenang di dekat kakinya. Suatu hari datang seorang laki-laki dari padang gurun. Rambutnya panjang dan kusut. Bajunya dari bulu unta, cokelat dan kasar. Pinggangnya diikat sabuk kulit. Bubu belum pernah melihat orang seperti itu. Namanya Yohanes. Yohanes makan belalang dan madu hutan. Kres, kres! Belalangnya renyah. Madunya manis, sampai menetes ke janggutnya. Bubu memiringkan kepala. "Kwek?" Makanan yang aneh! Yohanes berdiri di atas batu dan berseru, "Bertobatlah! Berbaliklah kepada Allah! Kerajaan Allah sudah dekat! Siapkan jalan untuk Tuhan!" Artinya: berhentilah berbuat jahat, dan kembalilah kepada Allah yang mengasihimu. Byur, Byur, Byur! Orang-orang datang dari kota Yerusalem dan dari desa-desa. Banyak sekali! Ada bapak dan ibu, kakek dan nenek, juga anak-anak. Mereka mengaku salah kepada Allah. "Kami mau hidup baru," kata mereka. Yohanes membaptis mereka di Sungai Yordan, satu per satu. Byur! Byur! Byur! Setiap orang keluar dari air dengan basah kuyup, tetapi wajahnya gembira. Bubu ikut mengepakkan sayapnya. Kecipak, kecipak! Airnya berkilau kena matahari. "Aku membaptis kamu dengan air," kata Yohanes. "Tetapi sesudah aku, akan datang Seorang yang jauh lebih besar dari aku. Membawakan sandal-Nya pun aku tidak pantas." Bubu melihat ke jalan. Siapa yang akan datang? Lalu pada suatu hari, Yesus datang dari Galilea. Pakaian-Nya sederhana, sama seperti orang lain. Ia berjalan pelan menuju tepi sungai, ke tempat Yohanes. Bubu berhenti berenang. "Kwek," bisiknya pelan. Inilah Anak-Ku yang Kukasihi Bubu berenang mendekat supaya bisa melihat. "Baptislah Aku," kata Yesus. Yohanes kaget. "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu. Mengapa Engkau datang kepadaku?" "Biarlah begitu sekarang," jawab Yesus lembut. "Beginilah kita melakukan apa yang benar di mata Allah." Maka Yohanes pun membaptis Yesus. Byur! Ketika Yesus keluar dari air, tetes-tetes air berkilauan. Lalu langit terbuka. Cahaya yang terang turun dari atas. Semua orang di tepi sungai melihat ke atas. Bubu menahan napas. Roh Allah turun seperti burung merpati, putih dan bercahaya, lalu hinggap di atas Yesus. Dan dari surga terdengar suara: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Kepada-Nyalah Aku berkenan." Yohanes tersenyum. Bubu mengepakkan sayapnya pelan-pelan. Yesus dikasihi Bapa-Nya! Sore itu Bubu pulang ke sarangnya di balik gelagah. Ia meringkuk di bawah sayap induknya yang hangat. "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi," bisik Bubu. Ia ingin selalu mengingat kalimat itu. Induknya mengusap jambul Bubu dengan paruhnya. Kwek. Tidurlah, anakku sayang. ✦ Allah Bapa sangat mengasihi Yesus, Anak-Nya. Dan Tuhan juga mengasihi kamu. Kamu anak yang dikasihi Tuhan. Ayo, ucapkan bersama: Inilah Anak-Ku yang Kukasihi! Ayat untuk diingat Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan (Matius 3:17). Doa kecil Tuhan Allah, terima kasih karena Engkau mengasihi Yesus, dan Engkau juga mengasihi aku. Terima kasih aku boleh menjadi anak-Mu. Jagalah aku dan keluargaku malam ini. Amin.

Dari album Cerita Sebelum Tidur, Bagian 3