Sampul Cerita Sebelum Tidur, Bagian 2

Lagu

Bintang di Atas Kandang

Anggota Kasih Kecil

Lagu anak dan cerita sebelum tidur.

Terbuka bersama 600 cerita bergambar dan buku Sahabat Kecil. Satu lagu atau cerita dari setiap album anak tetap gratis untuk semua, dan semua lagu rohani lain gratis didengarkan.

Bayar sekali untuk 30 hari, tanpa potong otomatis.

Rp 49.000

Langganan Rp 49.000

Masuk dengan Google, lalu langsung ke pembayaran.

Yang kamu beli adalah akses online di akunmu, bukan file yang bisa diunduh.

Bayar dengan QRIS (semua e-wallet & m-banking) atau transfer VA bank · diproses iPaymu

Siapkan nomor HP aktif: wajib untuk QRIS dan VA.

Tanya lewat WhatsApp
Atau Jadi Anggota (mulai Rp69 ribu/bulan): semua buku dan lagu →Sudah berlangganan Musik atau jadi Anggota? Masuk dulu
Baca ceritanya

Kandang yang Sepi Di pinggir kota kecil Betlehem, ada sebuah kandang tua. Di kandang itu tinggal seekor anak kucing bernama Mimi. Bulunya jingga, dan di lehernya ada pita merah. Angin dingin bertiup. Wuuus, wuuus! Kandang itu sepi dan dingin. Hanya ada tumpukan jerami dan sebuah palungan, tempat makan hewan. "Meong," kata Mimi pelan. Ia kedinginan. Hari itu Betlehem ramai sekali. Raja menyuruh semua orang pulang ke kota asalnya untuk didaftar. Dari kota Nazaret yang jauh, datanglah Yusuf dan Maria. Maria sedang mengandung. Sebentar lagi bayinya lahir. Klip, klop, klip, klop. Mereka lelah sekali. Tok, tok, tok! Yusuf mengetuk pintu rumah penginapan. Tetapi penginapan itu sudah penuh. Tidak ada tempat untuk mereka. Lalu Yusuf melihat kandang tua itu. Dari balik pintu, Mimi mengintip. Bayi di Palungan Maria dan Yusuf masuk ke kandang. Yusuf menyalakan pelita kecil. Kandang itu jadi sedikit terang dan sedikit hangat. Mimi mengintip dari balik tumpukan jerami. "Meong?" Yusuf mengumpulkan jerami yang bersih. Ia mengisi palungan sampai empuk. Maria duduk dan beristirahat. Mimi memperhatikan dari dekat. Siapa mereka, ya? Malam itu, bayi Maria lahir. Seorang bayi laki-laki, kecil sekali. Namanya Yesus. Maria membungkus bayi itu dengan kain, hangat dan rapat. "Oek, oek," tangis bayi itu, lalu ia diam. Mata Mimi terbuka lebar. Ada bayi kecil di kandangnya! Lalu Maria membaringkan bayinya di dalam palungan, di atas jerami yang empuk. Mimi berjalan pelan-pelan. Ia meringkuk di samping palungan, supaya bayi itu hangat. Sssst, ada bayi kecil tidur. Kabar Sukacita Di padang dekat Betlehem, ada gembala-gembala yang menjaga domba mereka. Malam itu gelap dan sunyi. "Mbeee," kata domba-domba. Tiba-tiba cahaya terang bersinar di sekeliling mereka! Seorang malaikat Tuhan berdiri di depan mereka. Para gembala takut sekali. "Jangan takut," kata malaikat itu. "Aku membawa kabar sukacita untuk semua orang. Hari ini Juruselamat lahir untukmu di Betlehem. Kamu akan menemukan seorang bayi yang dibungkus kain dan berbaring di palungan." Lalu banyak sekali malaikat memuji Allah: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi!" "Ayo, kita ke Betlehem!" kata para gembala. Mereka bergegas. Lari, lari, lari! Di atas kandang tua itu, sebuah bintang bersinar terang. Mereka menemukan Maria dan Yusuf, dan bayi yang berbaring di palungan, persis seperti kata malaikat. Para gembala berlutut dan berbisik, "Sssst, ada bayi kecil tidur." Mereka menceritakan kata-kata malaikat itu. Maria mendengarkan, dan menyimpan semuanya di dalam hatinya. Kandang yang tadi sepi dan dingin, sekarang penuh sukacita. Para gembala pulang sambil memuji Allah. Dan Mimi tidur nyenyak di samping palungan. Sssst, ada bayi kecil tidur. ✦ Tuhan datang ke dunia sebagai bayi kecil, karena Ia sayang kepada kita. Kabar sukacita Natal itu untuk semua orang, juga untuk para gembala yang sederhana, dan juga untukmu. Ayat untuk diingat Kamu akan menemukan seorang bayi yang dibungkus kain dan berbaring di dalam palungan (Lukas 2:12). Doa kecil Tuhan Yesus, terima kasih Engkau datang ke dunia sebagai bayi kecil, karena Engkau sayang kepada aku. Tinggallah di hatiku, dan buatlah rumahku penuh sukacita. Amin.

Dari album Cerita Sebelum Tidur, Bagian 2